Reformasi Birokrasi Tematik Digitalisasi dalam Penanganan Stunting Kabupaten Sukoharjo

Reformasi Birokrasi Tematik Digitalisasi dalam Penanganan Stunting Kabupaten Sukoharjo

Dalam upaya mendukung reformasi birokrasi tematik, berbagai instansi terkait melaksanakan koordinasi untuk melakukan digitalisasi penanganan stunting. Peran teknologi dianggap penting dalam proses pemetaan kebutuhan data dan aplikasi yang berhubungan dengan penanggulangan masalah stunting di Kabupaten Sukoharjo yang bertempat di Ruang Video Converance, Dinas Kominfo Sukoharjo, Menara Wijaya lantai 5. Selasa (14/11/2023). 


Salah satu langkah yang diambil adalah pemanfaatan aplikasi E-PPGBM, yang disediakan oleh Kementerian Kesehatan, pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo. Melalui aplikasi ini, data stunting dikumpulkan melalui Posyandu yang tersebar di berbagai desa. Data tersebut kemudian diolah untuk menghasilkan laporan stunting berdasarkan tinggi badan menurut umur.


Laporan stunting yang dihasilkan menjadi dasar bagi Bidan Desa untuk melakukan kunjungan dan pengecekan langsung ke lokasi anak yang teridentifikasi berisiko stunting. Dalam kunjungan tersebut, Bidan Desa akan mengevaluasi apakah anak tersebut layak mendapatkan bantuan berdasarkan data Gakin (Gangguan Akut Kurang Energi Kronis) dan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).


Tidak hanya itu, aplikasi E-PPGBM juga memungkinkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk menginputkan data bayi berisiko stunting. Data ini kemudian dikirim secara manual ke Dinas Kesehatan dan Puskesmas yang bertanggung jawab.


Selain aplikasi E-PPGBM, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Sukoharjo menggunakan aplikasi elsimil, yang dikembangkan oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Aplikasi ini menyediakan 4 program untuk mencegah stunting, yaitu calon pengantin berisiko stunting, ibu hamil, ibu pasca hamil, dan bayi di bawah dua tahun.


Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Sukoharjo juga turut serta dalam upaya penanggulangan stunting dengan menggunakan aplikasi aksibangda.


Dengan pemanfaatan teknologi ini, diharapkan penanganan stunting di Kabupaten Sukoharjo dapat lebih terintegrasi, efisien, dan akurat. Kolaborasi antara Dinas Kominfo dengan berbagai instansi terkait menciptakan ekosistem digital yang menjembatani pengumpulan dan pemanfaatan data untuk mendukung penanggulangan stunting.

Berita ini termasuk dalam 2 kategori dan memiliki 0 tag.

Berita Terkait

Dukung Ekonomi, DWP Diskominfo Sukoharjo Gelar Bazar Ramadhan 1446 H

DISKOMINFO

Festival Kuliner "Kampung Ramadhan" Hadirkan Beragam Kuliner

PEMKAB SUKOHARJO

Festival Kuliner "Kampung Ramadhan" Hadirkan Beragam Kuliner

Sukoharjo - Memasuki pertengahan bulan Ramadhan, Festival Kuliner "Kam...

Puskesmas Grogol Hadirkan Layanan SPELING untuk Warga Desa Sanggrahan

PEMKAB SUKOHARJO

Tautan Terkait Lainnya

logo-sukoharjo